Postingan

ASAL USUL NEGERI OIRATA BARAT

 Negeri Oirata Barat atau Desa Oirata Barat adalah sebuah negeri/desa kecil di ujung selatan Pulau Kisar.  Desa ini berbatasan bagian timur dengan Desa Oirata Timur, sebelah barat dengan desa wonreli dusun romleher selatan, bagian utara dengan desa wonreli dusun romleher utara, sebelah selatan terbentang lautan tengadah lospalos timur leste.  Masyarakat desa oirata barat pada umumnya berprofesi sebagai petani musiman, dengan hasil komoditi utamanya adalah jagung disamping komoditi lainnya. Pada musim hujan hampir seluruh masyarakat akan berkebun, menanam jagung, kacang-kacangan dan aneka umbi-umbian. Sedangkan apabila musim kemarau tiba masyarakat ada yang melakukan aktifitas nelayan, memeras nira koli untuk di jadikan gula merah dan sopi.  Desa oirata barat terbentuk dari 3 soa besar yakni Soa Irara, Soa Hayau dan Soa Audoro.  Pada mulanya desa ini terletak di atas sebuah bukit yang bernama Mauhara. Nama Mauhara sendiri berasal dari nama seorang perempuan dari ...

PERJALANAN KELUARGA ASATUPA DAN HOOREN DI DESA OIRATA BARAT

PERJALANAN SOA HAI YAU _ HOOREN di OIRATA BARAT 1.1. Perjalanan soa asatupa, hooren, nomalar Keluarga A satupa, Hooren_Nomalar adalah tiga keluarga dari Negri Oirata Barat yang pada awalnya melakukan perjalanan dari arah barat ke arah timur (menurut tuturan para leluhur mereka dari suatu tempat yg jauh. Mereka melakukan perjalan dengan menggunakan perahu menyingahi berbagai pulau sebelum akhirnya tiba di Pulau Kisar (dahulu bernama Yotowawa daisuli) dan menetap di Desa Oirata Barat hingga kini. Perjalanan keluarga ini hingga tiba di Pulau Kisar diperkirakan pada sekitar Tahun 1100-an Masehi Menurut tuturan para leluhur bahwa suatu ketika terjadi sebuah bencana besar sehingga mengakibat moyang keluarga Asatupa, Hooren Nomalar   meninggalkan tempat asal mereka yang menurut tuturan dalam upacara adat merka selalu menuturkan bahwa keluarga ini berasal dari sebuah tempat yang bernama  Pirael dan Sama-ria. Moyang keluarga Asatupa bernama Lartai Tamindael dan Namkudael Lawa...